Ketika kita lelah memasak dan menginginkan makanan cepat saji, banyak dari kita beralih ke aplikasi pengiriman makanan seperti DoorDash, Postmates, dan Uber Eats. Menurut survei oleh Business of Apps, Uber Eats bukan hanya pilihan nomor satu untuk pengiriman makanan global, tetapi juga telah tumbuh pesat dalam setahun terakhir, mencapai pendapatan sebesar $4,8 miliar selama tahun 2020. Aplikasi dan situs web perusahaan perlu tetap unggul dan memberikan pengalaman pelanggan yang sesederhana mungkin ketika kita memesan dari banyak restoran dan tempat makan yang terdaftar. Untungnya, perusahaan berencana untuk meningkatkan aplikasinya dengan beberapa penyesuaian untuk membuat proses pengiriman terlihat lebih mudah.
Menurut Restaurant Business, Uber Eats mendapatkan inspirasi untuk pembaruan aplikasi terbarunya dari media sosial dan mengintegrasikan Instagram langsung ke dalam aplikasi sehingga restoran dapat membagikan item menu terbaru dan gambar yang diperbarui. Melalui integrasi ini, pelanggan dapat menelusuri feed dan melihat makanan spesial tanpa harus menggulir Uber Eats. Aspek kedua dari perubahan tersebut mencakup fitur tambahan baru yang disebut Merchant's Stories yang memungkinkan restoran untuk memposting foto, menu, dan lebih banyak foto serta menu yang muncul di feed pengguna aplikasi. Pengguna Uber Eats dapat memilih untuk mengikuti restoran tersebut, dan dapat melihat hingga 7 hari cerita.
Uber Eats telah menghitung dengan cermat dan memperbarui pengalaman penggunanya bila diperlukan. Pembaruan terakhir aplikasi terjadi pada Oktober 2020, ketika aplikasi tersebut mendapatkan beberapa fitur baru, seperti kemampuan untuk mengelompokkan pesanan dengan satu keranjang belanja, menemukan restoran baru tanpa perlu menggulir, dan membuat daftar restoran favorit. Untuk menyederhanakan pemesanan (melalui Uber Eats). Pembaruan terbaru telah memperluas semua fungsi penting ini dan sepenuhnya mengintegrasikan layanan pengiriman ke dalam gaya hidup kita.
Integrasi media sosial terbaru ini bertaruh pada gagasan bahwa dalam hal makanan, kita semua adalah sosok yang visioner. Bahkan, penelitian oleh Uber Eats menunjukkan bahwa ketika pelanggan mengklik cerita sebuah restoran, 13% pelanggan kemudian melakukan pemesanan (melalui berita restoran Nation).
Jika Anda menganggap diri Anda sebagai seorang pencinta kuliner yang suka memamerkan makanan Anda kepada teman-teman, maka perubahan ini ada di mana-mana. Untungnya, kita dapat terus menyediakan makanan sesuai selera kita, dan bahkan menemukan beberapa hidangan lokal yang belum pernah kita coba sebelumnya.
Waktu posting: 19 Mei 2021