Otomatisasi semakin marak di industri restoran sebagai cara untuk memangkas biaya dan meningkatkan efisiensi. Tahun ini saja, kita telah melihat berbagai teknologi baru yang membantu mengotomatisasi proses di restoran dan jaringan restoran cepat saji. Mulai dari kios pemesanan mandiri hingga drone pengantar makanan robotik dan banyak lagi, otomatisasi telah memengaruhi industri jasa makanan selama beberapa waktu.
Mengotomatiskan proses pembuatan pizza dapat sangat membantu para pengelola, karena ini mungkin merupakan bagian yang paling membutuhkan banyak tenaga kerja dalam menjalankan sebuah restoran pizza. Sebuah studi bulan Mei dari IBISWorld menemukan bahwa terdapat 845.650 karyawan restoran pizza di Amerika Serikat pada tahun 2022, sementara penelitian Zippia menemukan bahwa jumlah pembuat pizza di negara tersebut adalah "lebih dari 534.275". Jika angka-angka ini akurat, mengotomatiskan proses pembuatan pizza dapat mengurangi hampir dua pertiga tenaga kerja yang dibutuhkan di restoran pizza.
Namun, beberapa penyedia teknologi tidak puas hanya sampai di situ. Mereka telah menetapkan target pada tantangan otomatisasi pizza yang lebih besar: mengotomatiskan seluruh restoran, mulai dari persiapan hingga penyajian makanan kepada pelanggan.
Momentum Machines yang berbasis di San Francisco adalah salah satu perusahaan yang sedang berupaya mengatasi tantangan ini. Perusahaan ini telah mengembangkan dapur robotik yang dapat memproduksi pizza bergaya gourmet dengan kecepatan hingga 1.000 pizza per jam.
Sistem ini memiliki jalur perakitan otomatis yang dapat merakit dan memasak pizza tanpa campur tangan manusia. Sistem ini mampu menangani semua aspek produksi, termasuk membentuk adonan dan menambahkan saus serta topping. Bahkan, sistem ini juga dapat menempatkan pizza ke dalam oven dan mengambilnya kembali setelah matang.
Waktu posting: 25 Agustus 2022